Selamat datang di www.anekarupa.info
Cetakan dan design Logo UGM yang pertama kali diciptakan oleh Bapak R.J Katamsi, beliau juga sebagai pendiri ASRI ( Akademi Seni Rupa Indonesia ) yang mana sekarang telah berubah mejadi ISI ( Institut seni Rupa Indonesia ), Kini Logo Universitas Gajah Mada pertama tersebut adalah pernah menjadi salah satu koleksi pribadi kami. dan sekarang sudah laku terjual. Logo pertama UGM tersebut bertuliskan " Universitit negeri Jogjakarta "
bahan cetakan Logo tersebut dari logam Alloy( logam campuran dari beberapa logam )


Koleksi khusus yang lainnya adalah kami mengkoleksi Film - Film Dokumenter yang bersifat footage atau bahan mentah dari sebuah syutting pada jaman dahulu yang mana juga disebut dengan film Documentary pribadi. adapun kami memiliki film footage tentang kondisi Jogja dan sekitarnya pada kisaran tahun 1930 an sampai tahun 1940 an dan dimana jaman itu masih dalam jaman penjajahan, kondisi Bali juga ada pada kisaran tahun 1937 dimana saat itu Jogjakarta termasuk dalam Java Instituut dan pada tahun 1937 pernah diadakan konggres Java Instituut dan yang mana saat itu walter Spies sebagai pemain Piano nya dan kami juga memiliki film documentary kondisi di negara Jepang kisaran tahun 1920an, juga tentunya sebagai wacana bagaimana kehidupan jaman dahulu di bandingkan dengan kondisi sekarang ini. dalam hal ini kami ingin menjual sebagian film tersebut, tentunya dalam tanda kutip dalam arti nilai koleksi atau cukup mahal, dan film tersebut telah dibuat pada tahun 1930an atau dalam arti sudah berumur sekitar 70 tahunan dan memiliki nilai sesuatu yang langka. Tetapi film ini bisa dikata sangat beda nilai kelangkaannya,karena pada saat itu belum banyak penduduk yang memiliki Handycam, dan oleh karena itu, untuk nilai kelangkaaan tersebut, maka kami ingin mendengar pendapat harga dari anda para pembaca, dan kami juga berharap apabila ada penawaran harga bisa masuk kepada kami....
Synopsis film kondisi Jogjakarta tahun 1930an
1. Pada saat itu kereta pangeran yang berwarna putih dengan kondisi atap terbuka melintasi jalan sudirman yang bertepatan di depan hotel merdeka, yang mana saat ini dikenal menjadi hotel grand Poenix. tampak pada bagian depan kereta mereka dikawal oleh prajurit istana berkuda dan juga pada bagian belakang kereta tersebut.
pada saat yang sama pula, terlihat di sepanjang jalan sudirman di dekat jembatan gondolayu banyak andong kecil atau Bendi yang sedang menunggu penumpangnya.dan ada juga satu mobil tua yang saat itu juga sedang parkir di dekat jembatan tersebut.
Durasi film diatas sekitar 8 menit
Film 8mm celluloid hitam putih
Kondisi film masih cukup bagus. Film original ini diambil sekitar tahun 1930an.
On that time there was one Jogjakarta prince carriage in white and open top passing on Sudirman Street directly in front of Merdeka Hotel, and now that hotel known as Grand Poenix Hotel. In front and on the back of that carriage there was sultanat soldiers who riding horses. Along the bridge Gondolayu, there was so many small andong or Bendi carriage who waiting for their customers meanwhile there was one old car parking in the near of those andong on that bridge.
Film duration about 10 minutes
Film 8mm celluloid black and white
Film in good condition, footage film took around years 1930’s.
2. Ada pula tayangan pada satu rol film tesebut yang berisi tarian Gambir anom, mulai dari make up nya sampai pakai kostumnya, dan akhirnya tariannya, tarian itu ditarikan oleh seseorang yang waktu itu di AMS ( Algemeine Middelbare School) solo pada tahun 1939.
Durasi film tersebut sekitar 10 menit
Film hitam putih dan tanpa suara.
Kondisi film bagus.film diambil sekitar kurang lebih tahun 1930an.
there was a show from those films, in it there is Gambir anom Dance, starting from make up until dressing his costume and that dance showed. That gambir anom dance danced by someone from school AMS ( Algemeine Middelbare School) solo in years 1939.
film duration is about 10 minutes
Film black and white without sound
Film in good condition and footage fim took around 1930’s
3. Pada rol film yang berikutnya ada pula tentang percobaan atau uji coba mobil sedan merk Dodge, yang mana dalam uji cobanya itu, mobil tersebut di uji shock breaker nya, dengan cara melewati sebuah papan yang terletak miring dan salah satu rodanya naik pada papan tersebut dan kemudian percobaan atau uji coba harus melalui beberapa kondisi.yang menarik pada film ini adalah, percobaan itu dilakukan di indonesia.dan keterangan setiap kondisi pengujian itu ditulis tangan.
Durasi film tersebut kurang lebih 10 menit
Film hitam putih dan tanpa suara.
Kondisi film bagus dan footage diambil pada tahun 1935
the next film show about test car with brand Dodge, in that test, it seemed they tested the quality of the shock breaker that car used. That car should passed a part of long wood, and one side of that tires passing that wood who placed higher than the other side. And continue with many condition. the interesting thing from this film is, this film is filmed in Indonesia and every test is wroten by hand.
Film duration about 10 minutes
Film black and white without sound
Film in good condition and original footage took in years 1935
4. Pada salah satu rol film documenter tersebut, ada pula footage yang mengisahkan kondisi dan situasi tahanan di penjara noesa kambangan yang berada di dekat cilacap. Dan pada saat itu juga terlihat kondisi pantai nusa kambangan yang mana dahulu juga tidak jauh berbeda, dan terlihat nelayan nya mendapat ikan hanya sedikit dan ikannya masih kecil-kecil. dan saat itu pelabuhannya terlihat masih sangat sepi.
Durasi film sekitar 8 menit
Film hitam putih dan tanpa suara
Kondisi film bagus dan film diambil sekitar tahun 1930an
On one of those documentary films, there is a footage telling us about situation and condition prisoners in jail Noesa Kambangan who located in the near from cilacap. and on that time we can see that beach have not so much differences , but it was shows the fisherman just got so many small fishes.and the harbour seem still so quiet.
Film Duration about 8 minutes
Film black and white without sound
Film in good condition and footage film took in years 1930’s
5. Pada salah satu film documenter ini juga terdapat cuplikan tentang situasi kehidupan jaman itu yang mungkin saat ini akan dikatakan kuno, karena film ini diambil juga sekitar tahun 1939, saat itu kondisi pendidikan sudah terlihat baik, dan kalau saya tidak salah tafsir, saat itu adalah jaman sekolah AMS (allgemeine middelbare school = SMP kalau diterjemahkan sekarang) yang berada di Yogjakarta. Saat itu ada acara perlombaan sekolah, baik murid maupun guru juga turut berpartisipasi. Adapun lomba yang diadakan berbagai macam jenis. Sebagai contoh : lari dalam karung yang diikuti oleh staff guru, dan juga ada lomba berjalan hanya dengan sebilah balok yang terbagi dalam dua bagian, jika hendak ingin maju, maka harus memindahkan balok yang satu dan harus bertahan pada balok yang lainnya, sementara balok yang lainnya dipindahkan.
Dalam cuplikan yang lainnya, ada pula yang menceritakan perjalanan menuju ke wonosari gunung kidul, tetapi saat itu dan saat sekarang tidaklah jauh perbedaannya, karena pengelolaan daerah masih belum optimal dengan kata lain hanya perbedaan orang-orang yang hidup jaman itu dan jaman sekarang.
Durasi film sekitar 8 menit
Film hitam putih dan tanpa suara
Kondisi film bagus dan film diambil sekitar tahun 1930an

semua keterangan diatas adalah cerita singkat tentang isi film koleksi kami. maka sekarang kami ingin mendengar komentar dan penilaian dari pembaca, apapun itu pendapat anda , kami akan dengan senang hati menerima dan kami ucapkan banyak terima kasih atas waktu anda. anda bisa kirimkan mail anda kepada kami ke alamat buditc@hotmail.com